PERATURAN PERMAINAN FUTSAL

3SAAF

FAKULTAS PERTANIAN

2018

 

 

SISTEM PERMAINAN

  1. Pertandingan berlangsung sejak tanggal 10 sampai 30 April
  2. Terdiri dari empat grup yaitu grup A,B,C, D.
  3. Masing grup terdiri dari 5 tim
  4. Permainan menggunakan sistem jumpa di masing – masing grup pada babak penyisihan.
  5. Satu tim terdiri dari maksimum 12 orang
  6. Setelah sistem grup selesai permainan akan dilanjutkan ke babak knock out masing – masing grup akan diambil 2 tim peringkat paling atas . **dengan mempertimbangkan berbagai hal
  7. Dalam kejuaraan ini hanya diambil juara 1, 2, dan 3
  8. Setiap pemain dan official menyerahkan ktm, uang jaminan dan formulir (yang diambil di pertandingan sebelumnya dan diberikan kepada panitia sebelum pertandingan timnya bertanding).

PERGANTIAN PEMAIN

  1. Pergantian pemain dapat dilakukan sewaktu-waktu selama pertandingan berlangsung.
  2. Jumlah pemain cadangan atau pemain pengganti maximum 5 pemain.
  3. Jumlah pergantian pemain selama pertandingan berlangsung tidak dibatasi. Seorang pemain yang telah diganti dapat main kembali untuk mengganti pemain lainnya.
  4. Pergantian pemain dapat dilakukan pada saat bola didalam atau di luar permainan.
  5. Pemain yang ingin meninggalkan lapangan dan pemain yang ingin memasuki lapangan harus melakukannya pada daerah pergantiannya sendiri, tetapi dilakukan setelah pemain yang diganti telah melewati batas lapangan. Jika tidak, pemain yang bersangkutan dapat dikenai sanksi oleh wasit berupa kartu kuning.
  6. Pergantian dianggap sah ketika pemain pengganti telah masuk lapangan, dimana saat itu pemain tersebut telah menjadi pemain aktif dan pemain yang ia gantikan telah keluar dan berhenti menjadi pemain aktif.
  7. Jika pergantian pemain sedang dilakukan, tetapi pemain cadangan masuk terlebih dahulu sebelum pemain yang akan diganti meninggalkan lapangan secara sempurna maka :
  8. Permainan dihentikan
  9. Pemain yang akan diganti diperintahkan meninggalkan lapangan
  10. Pemain pengganti tadi mendapat peringatan berupa kartu kuning
  11. Permainan dimulai kembali dengan melakukan tendangan bebas tidak langsung dilakukan oleh tim lawan dari tempat dimana bola berada ketika permainan dihentikan (2 kali sentuh).
  12. Penjaga gawang boleh berganti tempat dengan pemain lainnya.

 

KRITERIA  JUARA GRUP

  1. Jumlah point tertinggi.
  2. Agregate goal terbanyak.
  3. Kebobolan goal terendah.
  4. Penalty kick.

 

TIME_OUT

  1. Setiap tim berhak meminta waktu untuk Time-out selama 1 menit kotor dengan waktu bersih 45 detik disetiap babak.
  2. Time-out selama satu menit dapat diminta setiap saat, tetapi hanya diperkenankan jika tim tersebut memegang bola (menguasai bola).
  3. Tim yang tidak meminta time-out pada babak pertama, pada babak kedua tim tersebut hanya berhak mendapatkan satu kali time-out.
  4. Ketika time-out diberikan, para pemain harus tetap berada didalam lapangan. Jika selama masa time-out itu mereka ingin menerima instruksi dari ofisial tim, cara ini hanya dapat dilakukan hanya pada garis pembatas lapangan (garis samping) – yang sejajar dengan tempat duduk Tim dan pemain cadangan. Ofisial yang memberikan instruksi tidak boleh memasuki lapangan.

 

 

FOUL
—TENDANGAN BEBAS-PINALTY KICK—

 

  1. Tendangan bebas langsung diberikan kepada tim lawan, jika seorang pemain melakukan salah satu dari bentuk pelanggaran dibawah ini, dengan pengamatan wasit dan itu merupakan tindakan yang kurang berhati-hati, kasar atau menggunakan tenaga yang berlebihan :
  2. Menendang lawan
  3. Mencoba mengganjal lawan
  4. Menerjang lawan
  5. Mendorong lawan, meskipun dengan bahunya
  6. Memukul lawan
  7. Meludah pada lawan
  8. Tendangan bebas langsung dilakukan dari tempat dimana terjadinya pelanggaran.
  9. Semua pelanggaran yang disebutkan diatas merupakan kumpulan pelanggaran yang diakumulasikan.
  10. Jika seorang pemain telah melakukan pelanggaran kelima bagi timnya maka tendangan bebas dilakukan dari titik pinalti kedua.
  11. Jika tendangan bebas langsung dilakukan kearah gawang dan gol terjadi, maka gol tersebut dinyatakan sah.
  12. Tendangan pinalti diberikan, jika seorang pemain telah melakukan pelanggaran didaerah pinaltinya sendiri, tidak peduli dimana posisi bola, tetapi asalkan bola dalam permainan atau bola hidup.

 

TENDANGAN BEBAS TIDAK LANGSUNG—

 

  1. Tendangan bebas tidak langsung diberikan pada tim lawan, jika seorang penjaga gawang telah melakukan salah satu pelanggaran dibawah ini :
  2. Setelah melepaskan bola dari tangannya, ia menerima kembali dari rekan tim (dengan kaki/tangan), sebelum melewati garis tengah atau sebelum dimainkan atau belum disentuh oleh pemain lawan.
  3. Menyentuh atau menguasai bola dengan tangannya, dengan secara sengaja dikembalikan kepadanya oleh rekan tim (back pass).
  4. Menyentuh atau menguasai bola dengan tangannya, setelah ia menerima bola langsung dari tendangan kedalam yang dilakukan oleh rekan tim.
  5. Menyentuh atau menguasai bola dengan tangannya atau kaki, lebih dari empat detik.
  6. Tendangan bebas tidak langsung diberikan kepada tim lawan, dari tempat dimana terjadinya pelanggaran. Kecuali, terjadi didalam daerah pinalti, maka tendangan bebas tidak langsung dilakukan dari garis daerah pinalti ditempat yang terdekat dimana pelanggaran terjadi.
  7. Untuk Tendangan Bebas Tidak Langsung, gol hanya dapat tercetak dan dinyatakan sah, apabila bola tersebut sudah menyentuh/tersentuh pemain lainnya sebelum masuk kegawang.

 

YELLOW CARD-RED CARD—

  1. Seorang pemain diperingatkan dan menunjukkan kartu kuning, jika ia melakukan pelanggaran-pelanggaran sebagai berikut :
  1. Bersalah karena melakukan tindakan yang tidak sportif.
  2. Memperlihatkan perbedaan pendapatnya dengan melontarkan perkataan atau aksi yang tidak baik.
  3. Memperlambat atau mengulur-ulur waktu pada saat memulai kembali permainan, tidak mengikuti perintah untuk menjaga jarak yang ditentukan ketika dilakukan tendangan sudut-tendangan kedalam-tendangan bebas atau tendangan gawang.
  4. Masuk atau kembali ke lapangan tanpa ijin wasit atau melanggar prosedur pergantian pemain.
  5. Untuk setiap pelanggaran di fase grup yang mendapat kartu kuning dikenai denda sebesar 5.000,00
  6. Dan untuk setiap pelanggaran di fase knock out yang mendapat kartu kuning dikenai denda sebesar 10.000,00
    1. Seorang pemain atau pemain cadangan dikeluarkan dengan menunjukkan kartu merah, jika ia melakukan salah satu pelanggaran sebagai berikut :
  7. Pemain bermain sangat kasar,
  8. Meludah pada lawan atau orang lain,
  9. Menghalangi lawan untuk mencetak gol atau kesempatan mencetak gol dengan sengaja memegang bola dengan cara yang tidak diperkenankan dalam peraturan (hal ini tidak berlaku kepada penjaga gawang didalam daerah pinaltinya sendiri),
  10. mengeluarkan kata-kata yang sifatnya menghina atau kata-kata caci-maki,
  11. menerima peringatan (Kartu Kuning) kedua didalam pertandingan yang sama.
  12. untuk setiap pelanggaran di fase grup yang mendapat kartu merah dikenai denda sebesar 10.000,00
  13. untuk setiap pelanggaran di fase knock out yang mendapat kartu merah dikenai denda sebesar15.000,00
    1. Uang jaminan 50.000,00

 

  1. Seorang pemain yang dikeluarkan oleh wasit tidak dapat ikut kembali kepermainan yang sedang berjalan, dan harus meninggalkan sekitar lapangan. Pemain cadangan dapat masuk ke lapangan dua menit setelah rekan timnya dikeluarkan, kecuali tercipta gol oleh lawannya sebelum masa dua menitnya berakhir, dan pemain secara sah telah diijinkan oleh wasit atau pencatat waktu.
  2. Seorang pemain yang dikeluarkan oleh wasit karena kartu merah tidak dapat ikut kembali kepermainan dan pemain tersebut tidak diperbolehkan untuk bermain selama 2 pertandingan.
  3. Seorang pemain yang terkena akumulasi kartu kuning selama pertandingan juga tidak diperbolehkan untuk bermain selama 1 pertandingan.
  4. Pemain boleh sodorkan/operkan bola ke penjaga sendiri dengan kepala (sundulan pada bola dengan kepala), dengan dada atau lutut dan cara lain, asalkan bola telah melewati garis tengah (lapangan) atau telah menyentuh/disentuh atau dimainkan oleh pemain lawan.
  5. Tiap tindakan pura-pura di dalam lapangan adalah berniat menipu wasit, harus diberikan sangsi sebagai kelakuan tidak sportif.
  6. Pemain yang melepaskan baju kaos/shirt ketika merayakan suatu gol, harus diberikan peringatan untuk kelakuan tidak sportif.
  7. Pihak panitia hanya menyediakan pertolongan Pertama (P3K) pada cedera ringan, untuk selanjutnya sudah menjadi tanggung jawab masing-masing tim.

 

TENDANGAN KE DALAM—

  1. Tendangan kedalam adalah cara untuk memulai kembali permainan. Gol tidak dapat disahkan langsung dari tendangan kedalam.
  2. Bola harus ditempatkan pada garis pembatas lapangan (garis samping), pada saat menendang bola, bagian dari setiap kakinya berada pada garis pembatas lapangan atau di luar garis pembatas lapangan, pemain/penendang kedalam harus melakukannya dalam waktu 4 detik dari saat menempatkan bola.

 

—CORNER—

Tendangan sudut adalah cara untuk memulai kembali permainan. Gol dapat tercetak langsung dari tendangan sudut, tetapi hanya dilakukan terhadap tim lawan, tendangan sudut dilakukan dalam waktu tidak lebih 4 detik oleh pemain yang akan melaksanakan Corner.

WASIT

Terdiri dari wasit 1 dan wasit 2.

—WEWENANG WASIT—

Setiap pertandingan dipimpin oleh seorang wasit yang memiliki wewenang penuh untuk memegang teguh Peraturan Permainan sehubungan dengan pertandingan dimana ia telah ditunjuk untuk memimpinnya, terhitung mulai dari saat ia masuk sampai dengan ia meninggalkan lapangan tersebut.

—KEKUASAAN DAN TANGGUNG JAWAB WASIT—

  1. Memegang teguh Peraturan Permainan.
  2. Membiarkan permainan terus berlanjut ketika terjadi pelanggaran pada salah satu tim, namun pada saat yang sama tim yang dilanggar mempunyai kesempatan untuk mencetak gol. Tetapi, jika kesempatan tersebut tidak dapat diraihnya, wasit tetap akan memberikan hukuman kepada tim yang membuat pelanggaran sebelumnya.
  3. Mencatat hasil pertandingan sebagai bahan laporan pertandingan, termasuk memberikan hukuman terhadap para pemain dan/atau ofisial tim pada insiden lainnya yang terjadi sebelum, selama dan seusai pertandingan.
  4. Bertindak sebagai pencatat waktu jika ofisial/petugas yang ditetapkan, tidak hadir.
  5. Menghentikan, menunda atau mengakhiri pertandingan untuk setiap pelanggaran peraturan atau yang disebabkan oleh bentuk campur tangan luar.
  6. Memberikan hukuman terhadap pemain yang salah dan mengeluarkan pemain tersebut.
  7. Memastikan/menjamin bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berkepentingan masuk kedalam lapangan.
  8. Menghentikan pertandingan jika, menurut pendapatnya, seorang pemain terluka parah dan memastikan bahwa ia dipindahkan dari lapangan.
  9. Memperkenankan permainan diteruskan hingga bola keluar lapangan permainan jika seorang pemain, menurut pendapatnya, hanya cidera ringan.
  10. Memastikan bahwa setiap bola yang digunakan memenuhi standar futsal.

 

—KEPUTUSAN WASIT—

Semua keputusan wasit mengenai fakta yang berhubungan dengan permainan adalah final dan tidak dapat dirubah. Wasit 1 dan wasit 2 hanya dapat merubah keputusannya, jika menyadari bahwa mereka membuat kesalahan atau jika mereka beranggapan itu perlu dilakukan, asalkan permainan belum dimulai kembali atau pertandingan (belum) diakhiri.

 

KEPUTUSAN 1

Jika wasit 1 dan wasit 2 secara bersamaan mengeluarkan sinyal pelanggaran secara bersamaan dan terdapat perbedaan keputusan, maka tetap keputusan wasit 1 yang dibenarkan.

KEPUTUSAN 2

Wasit 1 dan wasit 2 memiliki hak memperingatkan atau mengeluarkan pemain, tetapi jika terjadi perbedaan diantara mereka, maka tetap keputusan wasit 1 yang dibenarkan.

TUGAS WASIT KEDUA

Wasit kedua ditunjuk untuk menjalankan sisi lapangan yang berlawanan dari posisi wasit 1.Ia juga diperkenankan menggunakan peluit.Wasit kedua membantu wasit untuk mengawasi pertandingan sesuai dengan Peraturan Permainan.Memiliki kekuasaan untuk menghentikan permainan untuk setiap pelanggaran peraturan.

LAMANYA PERTANDINGAN

  1. Pada fase penyisihan grup Pertandingan dilangsungkan dua babak, dengan masing-masing babak berlangsung selama 2×10 menit kotor.
  2. Di fase knock out pertandingan berlangsung setiap babak selama 2×15 menit kotor.
  3. Jarak waktu istirahat antara babak pertama dan babak kedua adalah 3 menit.
  4. Setelah memasuki babak Knockout , jika pertandingan selama 2 x 15 menit skor sama , maka akan langsung diadakan adu penalti sebanyak 3 penendang dan jika imbang penalti maka dilakukan koin toss untuk menentukan penendang/penjaga gawang di tendangan ke 4.

BOLA  DI DALAM DAN DI LUAR PERMAINAN

  1. Bola diluar permainan, jika :
  1. Bola secara keseluruhan melewati garis gawang, apakah menggelinding atau melayang.
  2. Permainan telah dihentikan sementara oleh wasit.
  3. Bola menyentuh langit-langit.
    1. Bola dalam permainan setiap waktu termasuk ketika :
  4. Bola memantul dari tiang gawang atau memantul palang gawang ke dalam lapangan.
  5. Bola memantul/menyentuh wasit ketika mereka masih berada didalam lapangan.

Ketika pertandingan sedang dimainkan/berlangsung pada lapangan indoor dan secara tidak sengaja bola menyentuh langit-langit, Permainan akan dilanjutkan kembali dengan tendangan kedalam, diberikan kepada lawan dari tim yang terakhir menyentuh bola. Tendangan kedalam dilakukan dari sebuah titik pada garis terdekat dibawah langit-langit dimana bola menyentuhnya.

One Reply to “Peraturan Futsal”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *